Perbedaan On Grid dan Off Grid System Pada Panel Surya

Sistem panel surya on grid dan off grid merupakan dua jenis sistem yang digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi listrik. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu dipertimbangkan untuk memutuskan jenis sistem yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Panel Surya On Grid System

Sistem panel surya on grid adalah sistem yang terhubung ke jaringan listrik umum. Jika panel surya on grid menghasilkan lebih banyak listrik daripada yang dibutuhkan, maka kelebihan listrik tersebut akan disalurkan kembali ke jaringan listrik umum. Selain itu, panel surya on grid juga memiliki kelebihan dari segi biaya, karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk penyimpanan listrik. Namun, sistem panel surya on grid tergantung pada jaringan listrik umum, sehingga tidak dapat digunakan saat terjadi gangguan jaringan listrik.

Panel Surya Off Grid System

Sistem panel surya off grid adalah sistem yang tidak terhubung ke jaringan listrik umum. Sistem ini menggunakan baterai atau sistem penyimpanan listrik lainnya untuk menyimpan listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Kelebihan sistem panel surya off grid adalah tidak tergantung pada jaringan listrik umum, sehingga dapat digunakan saat terjadi gangguan jaringan listrik. Namun, sistem ini memiliki biaya yang lebih tinggi karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penyimpanan listrik. Selain itu, sistem panel surya off grid juga tidak dapat menyalurkan kelebihan listrik kembali ke jaringan listrik umum.

Panel Surya 10kW On Grid

Dengan demikian, perbedaan utama antara sistem panel surya on grid dan off grid adalah terhubungan atau tidak terhubungan dengan jaringan listrik umum, serta biaya yang harus dikeluarkan untuk penyimpanan listrik. Pilihan jenis sistem yang tepat tergantung pada kebutuhan dan kondisi setiap individu atau keluarga.

Baca juga :  Tips Menjaga Pemanas Air Agar Lebih Efisien Dan Hemat Energi
×